P2H Kendaraan

Biaya operasional atau Running Account atau Running Cost atau Rp/KM sebuah kendaraan terbentuk dari total biaya yang digunakan kendaraan / alat berat tersebut dibagikan dengan jumlah KM terpakai dalam 1 periode waktu tertentu.

Running Cost

Apa saja komponen biaya yang membentuk running cost, sudah pernah saya bahas dalam artikel yang lain. Bisa dibaca disini : Menghitung Running Cost Kendaraan/Alat Berat di Perkebunan Sawit

Jika diurutkan, pengeluaran biaya terbesar pada sebuah kendaraan/alat berat adalah BBM (solar), kemudian baru sparepart (maintenance). Jika usia kendaraan kita sudah tua, mungkin komposisi ini bisa terbalik. Biaya sparepart lebih besar daripada biaya solar. Jika terjadi seperti ini, maka ada baikknya anda mulai berpikir untuk mengganti kendaraan/alat berat ini dengan yang baru.Read More »

Modifikasi Motor Buat Angkut Sawit

Modifikasi Motor Buat Angkut SawitIni inovasi lama sebenarnya. Akhir tahun lalu “mainan” ini booming boomingnya di perusahaan kami. Semua kebun berlomba membuat versinya masing masing. Tujuannya sangat baik, yaitu bisa membantu pemanen untuk mendapatkan produktifitas setinggi tingginya.

Prototipe seperti ini sebenarya sudah banya sekali digunakan di kebun sawit. Baik itu oleh perseorangan / pribadi ataupun diproduksi massal oleh perusahaan. Di kebun saya, kami buat 1 model berdasarkan pengalaman salah seorang pemanen baru kami dari perusahaan sebelumnya dia bekerja.

Tentu saja ada kelebihan dan kekurangan dari penggunaan motor modifkasi ini. Read More »

Perlunya Menata Areal Teknik dan Workshop Kita

 

Saya membahas tema ini dalam semangat persiapan Perlombaan 5R+S tahun 2019.

Apa itu 5R+S ?

Itu adalah sebuah perlombaan yang diadakan di perusahaan saya saat ini (USTP) untuk menilai suatu unit kerja berdasarkan hal : Resik, Ringkas, Rajin, Rapi, Rawat + Safety. Kategori yang diperlombakan banyak sekali. Antara lain : Kantor Besar Terbaik, Polibun Terbaik, Gudang Terbaik, Kantor Teknik dan Workshop Terbaik, Perumahan Afdeling Terbaik, dll.

Read More »

Form Work Order Maintenance

Bagaimana administrasi perbaikan di workshop bisa baik ? salah satu hal penting adalah dengan mengunakan Form Work Order Maintenance. Form ini bisa beraneka ragam bentuknya. Jangankan di setiap perusahaan. Antara 1 workshop dengan workshop lainnya dalam 1 perusahaan pun bisa berbeda bentuknya. Sebenarnya bagi saya itu, tidak masalah, yang paling utama adalah bagaimana alur perbaikan itu bisa berjalan dengan baik dan terekam dengan baik secara administrasi.

Form Work Order Maintenance
Form Work Order Maintenance

Untuk membuat Form Work Order Maintenance ada beberapa point penting yang harus dimasukkan.

1. Jenis kerusakan/keluhan. Kolom ini diisi oleh Driver.

2. Mekanik yang mengerjakan perbaikan itu.

3. Pekerjaan perbaikan yang dilakukan. Apakah sama persis dengan keluhan sopir atau berbeda. Untuk itu mekanik tersebut wajib melakakukan pengecekan terlebih dahulu, agar permintaan spare part tidak salah

4. Jenis sparepat yang akan diganti. Ini berkaitan dengan permintaan ke gudang.

5. Kolom pengecekan oleh staff/ asisten, baik itu transport ataupun workshopRead More »