Penjernihan Air Menggunakan PAC

Salah satu syarat untuk sebuah perusahaan kelapa sawit bisa lolos sertifikasi ISPO adalah mampu menyediakan air yang layak untuk kebutuhan MCK. Dalam tingkatan yang lebih lanjut, beberapa perusaha sudah tidak lagi hanya menyediakan air untuk MCK, tapi sudah menyediakan air untuk kebutuhan konsumsi.

Ada 2 cara menyediakan air untuk konsumsi. Pertama dengan sumur bor. Kedua dengan sistem water treatment yang canggih.

penjernihan air menggunakan pac
Sistem Penjernihan Air Menggunakan WTP

Bagaimana untuk air MCK. Apa saja parameternya ?

Parameter baku mutu bersih (termasuk di dalamnya untuk pemandian umum), sudah diatur dalam PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32 TAHUN 2017. Diantaranya untuk parameter fisiknya adalah tidak berbau dan tidak berasa. Ini juga yang bisa kita jadikan patokan dilapangan untuck menentukan parameter layak / tidaknya air tersebut digunakan oleh karyawan. Pertama, tidak berwarna (jernih). Kedua, tidak berbau.

Jika air yang ada dikolam kita tidak memenuhi standar ini, maka sebaiknya dilakukan treatment sederhana. Caranya, air dari kolam di masukkan dulu ke penampungan sementara sebelum didistribusikan ke karyawan. Di penampungan inilah kemudian dilakukan treatment sederhana.

TREATMENT SEDERHANA

Pertama. Treatment Penjernihan.

Untuk ini, kita bisa menggunakan tawas atau PAC. Saya anjurkan PAC. Kemampuan PAC menjernihkan air 3x lebih kuat daripada tawas. Berapa dosis yang diperlukan ?

penjernihan air menggunakan pac

Artinya, setiap 1 m3 air yang akan dijernihkan dibutuhkan 20 – 40 gr PAC. Tergantung dengan tingkat kekeruhan air. Lantas untuk 1 hari berapa banyak PAC yang dibutuhkan. Untuk mengetahui itu, kita harus tahu kebutuhan air untuk MCK karyawan. Di kebun saya, 1 hari sdh kami hitung, kebutuhan air untuk 1 afdeling adalah 200 M3. Untuk detail perhitungannya mungkina akan saya tulis dalam bahasan yang berbeda. Sehingga kebutuhan PAC untuk 1 hari, berkisar 4 – 8 Kg PAC.

Untuk aplikasinya ada beberapa cara. Silahkan dicoba mana yang terbaik. Pertama bisa dengan dicampurkan dulu ke dalam 1 ember air. Setelah PAC nya larut baru disiram merata kedalam 200 M3 air. Kedua bisa langsung ditabur merata kedalam 200 M3 air tersebut. Kami lebih suka pakai cara yang pertama. Hasilnya sedikit lebih merata.

Kedua. Treatment Penghilan Bau.

Banyak cara sebenarnya untuk menghilangkan bau air secara sederhana. Bisa pakai chemical yaitu menggunakan kaporit. Kalau non chemical bisa menggunakan saringan karbon aktif. Kami menggunakan cara pertama. Berapa dosis yang diperlukan ?

penjernihan air menggunakan pac

Artinya, setiap 1 m3 air yang akan dihilangkan baunya dibutuhkan 5 – 10 gr KAPORIT. Tergantung dengan tingkat baunya air. Lantas untuk 1 hari berapa banyak KAPORIT yang dibutuhkan. Untuk kebutuhan 200 M3 air, dibutuhkan KAPORIT sebanyak 1,5 – 5 Liter KAPORIT CAIR per hari.

Cara penggunaan sama dengan PAC diatas. Karena umumnya KAPORIT digunakan dalam bentuk cair (1 Pail, 25 Liter), sehingga lebih mudah untuk diaplikasikan.

Dalam skala yang lebih kecil, penjernihan air bisa juga menggunakan cara yang lebih sederhana seperti saringan pasir, ijuk dan arang. Namun yang perlu diperhatikan adalah masalah perawatannya. Kita harus sering membersihkan atau mengganti bahan bahan penyaring tersebut jika ingin hasil perjernihan airnya tetap optimal.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s