Memonitor Kondisi Jalan dengan Peta Kondisi Jalan

Pernah dengar Peta Kondisi Jalan ?

Mungkin sebagian besar planters tidak familiar. Sama. Dulu saya juga asing dengan istilah ini. Sampai saya masuk pada perusahaan saat ini. Kalau dulu ya, ada jalan rusak ya perbaiki saja. Tidak pakai peta petaan. Apalagi sampai mengukur total panjang jalan segala. Kayak kurang kerjaan saja.

Dulu pertama kali saya mengikuti sistim ini disini pun demikian.

Ternyata, berjalannya waktu, peta kondisi jalan ini penting sekali bagi kita untuk membuat rencana perbaikan jalan kita setiap bulannya. Sekaligus untuk mengevaluasi hasil kerja perawatan jalan kita di bulan berjalan.

APA ITU PETA KONDISI JALAN ?? Mari kita bahas…

Peta kondisi jalan adalah peta yang menunjukkan kondisi jalan kita pada bulan berjalan. Caranya, asisten afdeling/divisi memberi warna pada hard copy peta afdeling mereka sesuai dengan kode warna yang diberikan. Data ini dibuat oleh asisten survey/GIS.

Warna kondisi jalan dibagi menjadi tiga kategori.

Pertama, Kategori HIJAU. Jika jalan masuk pada kategori HIJAU, artinya jalan tersebut bisa dilalui pada saat kering atau pun hujan/basah (all wetaher road). Tujuan kita membuat peta ini pada akhirnya, agar semua jalan kita nantinya masuk pada kategori hijau ini.

Kedua, Kategori KUNING. Jika jalan masuk pada kategori KUNING, artinya jalan tersebut bisa dilalui pada saat kering tetapi tidak bisa dilalui saat hujan/basah.

Ketiga, Kategori MERAH. Jika jalan masuk pada kategori MERAH, artinya jalan tersebut tidakbisa dilalui pada saat kering atau pun hujan/basah. Kondisi jalan seperti ini yang harus kita minimalkan, bahkan hilangkan sama sekali.

Kendaraan yang digunakan sebagai parameter melewati jalan ini adalah DUMP TRUCK bermuatan.

 

Peta Kondisi Jalan
Peta Kondisi Jalan

ALUR PEMBUATAN PETA KONDISI JALAN

Peta ini awalnya dibuat oleh asisten afdeling/divisi. Asisten divisi memberikan warna pada jalan jalan di hard copy peta mereka sesuai warna yang ditentukan. Setelah itu, pada akhir bulan (misalnya tanggal 25) asisten afdeling menyerahkan peta itu kepada asisten survey. Asisten survey akan menggabungkan peta peta ini pada peta besar estate. Peta ini kemudian yang akan digunakan sebagai dasar menentukan prioritas perawatan jalan bulan berikutnya.

Untuk penangan perbaikan jalan berdasarkan kondia jalan. Biasanya untuk kategori kuning diperbaiki dengan sistem penimbunan spot spot. Jalan dengan kategori ini biasanya terdapat beberpa titik yang membuat truck muatan kepater saat musim hujan. Sedangkan untuk kategori merah, biasanya adalah jalan jalan yang belum pernah dilakukan perkerasan sama sekali. Misalnya jalan yang baru dibuka di areal rawa, gambut ataupun LC baru. Penanganannya adalah beberapa cara. Jika arealnya adalah pasir dan gambut, maka dilakukan dulu penimbunan menggunakan tanah biasa stebal 50 cm padat. Setelah itu dilanjutkan dengan perkerasan dengan laterit setebal 15 cm padat.

Pada peta kondisi jalan jangan lupa dibuatkan rekapnya pada kolom legend. Hal ini bertujuan untuk memonitor kondisi jalan kita antara bulan ini dan bulan kemaren, apakah semakin baik atay semakin jelek.

Peta Kondisi Jalan
Rekap Kondisi Jalan pada Peta

Selamat mencoba..

Baca juga : Biaya dan Teknis Perawatan Jalan di Kebun Sawit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s