Beberapa Efisiensi di Teknik (Efisiensi atau Mati)

angkong 1

Efisiensi atau Mati…. !

Itu pilihan kita saat ini di industri sawit. Harga CPO menunjukkan pergerakan yang masif negatif. Berdasarkan hasil ngobrol ngobrol dengan beberapa top management, kondisi ini kemungkinan tidak akan banyak berubah paling tidak sampai pertengahan tahun depan. Produksi mungkin bisa membaik di Q2, namun harga tidak ada yang tahu. Paling tidak kecenderungannya masih belum positif.

Untuk itu, kita dituntut harus bisa lebih efesien terhadap biaya. Jika tidak, ya mati.

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menekan biaya operasional ini supaya lebih efesien. Baik di agronomi ataupun di support. Saya akan membahas bagian support teknik saja, karena itu lapak saya.

Apa jenis efesiensi yang bisa kita lakukan ?

Pertama. Pengurangan jam operasional mesin genset. Berapa jam ? sesuaikan dengan kebutuhan anda di lapangan, dan sesuaikan dengan berapa rupiah yang perlu anda hemat dari situ.

Kedua. Pergantian mesin pompa air tenaga diesel dengan tenaga elektromotor. Di tempat saya ini sudah kami lalukan. 1 mesin air dongfeng, konsumsi solarnya 5 liter per hari. Artinya, jika kita menggantikan dongfeng itu dengan mesin pompa elektrik maka kita bisa menghemat 150 liter per bulan per mesin. Jika kita memiliki 10 mesin air yang bisa di subtisukian seperti ini, besar kan penghematannya ?

Ketiga. Menggantikan genset dengan Panel Surya untuk beberapa kebutuhan listrik skala kecil. Bisa di lampu jalan. Bisa di Pos Satpam yang jauh dari sumber daya listrik utama, dll

Keempat. Me recycle / me rekondisi / memperbaiki kembali alat alat kerja di lapangan agar bisa digunakan kembali. Apa contohnya ? Proyek yang lagi saya kerjakan adalah perbaikan angkong bekas. Angkong biasanya gampang sekali rusak. Umumnya karena karat. Biasanya orang kebun dengan gampangnya meminta pembelian baru. Dalam proyek kami ini, kami dapat suatu kesimpulan bahwa perbaikan angkong itu sangat mudah dilakukan. Yang rusak bisa diperbaiki, yang karat bisa dihilangkan dan setelah di cat kembali, sdh tdk ada bedanya dengan angkong baru. Bagaimana biayanya ? Rata rata yang sudah kami kerjakan, biayanyan hanya 40-50% dari biaya beli baru. Efesien bukan ? Untuk perbaikan angkong ini akan saya bahas dalam tulisan yang berbeda biar artikelnya tidak kepanjangan.

Itu beberapa efesiensi yang bisa kita lakukan di bagian teknik. Ayo berpikir lebih efesien atau kondisi kita akan semakin susah.

Tetap Semangat..

Baca juga : Pencapaian Efisiensi Pemakaian Ban Luar Dump Truck dengan Inovasi Cap Sederhana

2 thoughts on “Beberapa Efisiensi di Teknik (Efisiensi atau Mati)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s