Efisiensi Penggunaan Ban Luar Dump Truck

Dalam mengelola transportasi di perkebunan kelapa sawit, ada 2 komponen biaya yang harus dijaga dengan baik. Pertama, Bahan Bakar (Solar). Kedua, Ban.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa dua hal tersebut sangat rentan dimanipulasi. Untuk itu kita harus ketat dalam melakukan monitoring, pengawasan dan langkah-langkah preventif.

Standar penggunaan ban luar dump truck di setiap perusahaan berbeda. Bahkan pada perusahaan yang sama pun bisa mempunyai aturan yang berbeda. Tergantung pada lokasi kebun dan tipe muatan yang akan diangkut.

Untuk daerah yang memiliki kontur tanah relatif datar, dengan muatan rencana rata-rata 7 ton, kita bisa memakai standar pergantian ban antara 15.000 – 20.000 km terpakai. Standar ini, saya gunakan ketika berada di kebun sawit daerah Kalimantan Tengah dan Selatan. Sedang untuk daerah yang cenderung berbukit dan gunung, dengan muatan rencana yang sama, bisa menggunakan standar pergantian ban antara 8.000 – 10.000 km terpakai. Standar ini saya gunakan ketika berada di kebun sawit daerah Papua.

Untuk bisa memonitor pergantian ban sesuai dengan standar yang kita mau, tentu harus dilengkapi dengan format-format monitoring. Hal ini penting agar ketika terjadi pergantian ban, kita bisa dengan cepat mengetahui apakah ban yang diganti sesuai dengan standar atau tidak. Apakah ada manipulasi disitu atau tidak.

Berikut contoh format sederhana yang saya buat.

format
Format Monitoring Pergantian Ban

Selain itu, dalam upaya memproteksi penggunaan ban agar tidak rentan dimanipulasi penggunaannya, kita juga harus memberikan identitas kepada ban yang digunakan. Identitas ini berupa cap / stempel pada ban luar. Memuat, tanggal – bulan – tahun pergantian ban dan ID DT (nomor lambung).

Ada beberapa merk ban seperti Gajah Tunggal yang sudah memberikan ID khusus dari pabrik, tapi saran saya tetap menggunakan ID kita sendiri karena akan lebih mudah dan familiar dalam pengawasannya.

04
ban luar yanng sudah dicap/stempel

Cap dapat dibuat sederhana dari besi beton yang dibentuk sedemikian rupa seperti ini…

05
cap / stembel ban sederhana

Atau juga dapat dipabrikasi seperti ini..

Dengan adanya stempel / cap di ban seperti ini, kita bisa memonitor dengan baik waktu pemakaian ban luar, km terpakai dan mencegah pertukaran ban kita dengan dump truck non perusahaan.

Jika kita melakukan beberapa hal tadi dengan konsisten, maka dalam setahun kita bisa melakukan penghematan ratusan juta rupiah.

Berikut contoh hasil efesiensi pemakaian ban luar dumpt truck dari segi quantity dan rupiah yang sedang saya lakukan di tahun ini dengan menggunakan inovasi dan monitoring sederhana di atas.

rekap
Monitoring Penggunaan Ban Luar

Semoga bermanfaat.

5 thoughts on “Efisiensi Penggunaan Ban Luar Dump Truck

  1. Bang mau tanya…., untuk daerah perkebunan apakah bisa menggunakan ban Tubeless.
    Apakah kelebihan dan kekurangannya ban tubeless di banding ban yang memakai ban dalam apabila ban tubeless bisa digunakan di perkebunan.

    Terimakasih

    Like

  2. saya belum pernah menggunakan ban tubles di perkebunan…dan saya juga belum pernah dengar dari teman-teman di kebun lain ada yang pakai ban tubles…mungkin sodara bisa uji coba nanti di share..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s