Excavator Tenggelam…

IMG20160129085010
             Excavator Tenggelam

Musim hujan datang.

Di satu sisi, hal tersebut merupakan berkah tersendiri bagi kebun sawit. Kebutuhan air kebun sawit yg mencapai 440 liter/pokok menuntut ketersediaan air yg sangat banyak agar produksi yg diharapkan bisa maksimal.

Di sisi lain, hujan dengan intensitas yg tinggi akan menimbulkan masalah lain. Misalnya : Banjir, jalan rusak, dll.

Mata rantai di perkebunan kelapa sawit yg menjadi prinsip utama adalah : POTONG, ANGKUT, OLAH.

Potong dilakukan di blok oleh pemanen. Angkut dilakukan oleh Dump Truck / Tracktor. Dan Olah dilakukan di PKS (Pabrik Kelapa Sawit). Semua proses ini bisa dikatakan baik, apabila bisa dilakukan pada hari yang sama.

Namun terkadang, dimusim hujan, proses ini  terkendala pada mata rantai pengangkutan. Pada musim hujan, frekuensi kerusakan jalan sangat tinggi. Bisa juga banyak terdapat banyak yg licin, sehingga pada daerah-daerah berbukit kendaraan angkut buah sulit untuk melintas.

Kasus yg umum ditemukan pada transport sawit musim hujan adalah mobil kepater/amblas. Ada beberapa cara yg umum dilakukan untuk mengatasi hal ini. Salah satunya adalah tarik menggunakan alat berat.

Saya juga beberapa kali mengalami Excavator tenggelam di sungai / parit. Sekedar share berikut cara mengevakuasinya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s